Wakil Gubernur Buka Secara Resmi Gebyar UMKM 2022

*Palu*,(Sulawesi Tengah)kalam.id – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah gelar Gebyar UMKM 2022 sekaligus lounching PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) KUMKM Provinsi Sulteng dengan mengusung tema “Penguatan SDM Dalam Mewujudkan UMKM Mandiri Dan Berdaya Saing Go Digital”. Bertempat di Halaman Gedung Plut KUMKM. Jumat (19/8/2022).

Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari nasional UMKM yang ke-7 serta HUT RI yang ke-77 yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung program pemberdayaan dan pengembangan UMKM serta penyerahan bantuan alat pengolahan coklat.

Bacaan Lainnya

Sejalan dengan itu, visi RPJMD pembangunan Sulawesi Tengah tahun 2021-2026 adalah gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera yang dijabarkan kedalam 9 (sembilan) misi, diantaranya misi ke-3 yaitu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan dalam rangka penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Untuk mendukung kegiatan UMKM, program prioritas pemerintah antara lain: peningkatan kapasitas SDM Koperasi UMKM, percepatan pertumbuhan wirausaha, akses perluasan pasar, akses pembiayaan, Re-desain Plut, digitalisasi UKM, alokasi 40 persen belanja barang jasa pemerintah untuk produk koperasi UMKM, penyediaan 30 persen tempat promosi usaha UKM pada infrastuktur pabrik.

New Plut KUMKM muncul sebagai upaya perubahan paradigma dan orientasi pengelola new plut KUMKM yang lebih ramah terhadap para pelaku usaha dengan capaian kinerja antar lain : meningkatnya jumlah kukm dan wirausaha yang dilayani, ukm yang mendapat perizinan, aset pemasaran termasuk di dunia digital, aset pembiayaan termasuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan meningkatkan omset.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka akan dilaksanakan kerjasama dengan beberapa unsur pemerintah daerah, akademisi, BUMN, Kemenkumham, Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional Sulteng, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kesehatan Kota.

Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus membuka secara langsung kegiatan gebyar UMKM yang diwakili oleh Wakil Gubernur Drs. H. Ma’mun Amir mengatakan, sebagai pemerintah Sulawesi Tengah memberikan apresiasi dan dukungan atas langkah Dinas Koperasi dan UKM untuk memberdayakan dan memajukan UMKM di Sulawesi Tengah. Upaya ini sangat sejalan dengan visi gerak cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju.

Melalui gebyar UMKM dan lounching New Plut menjadi jawaban bagi pelaku usaha yang membutuhkan promosi, pendampingan dan konsultasi usaha, dapat memfasilitasi kegiatan misi dagang Sulawesi Tengah business to business serta private to private serta mencetak usahawan top nasional.

Selanjutnya, Ma’mun berharap agar instansi terkait tetap melakukan pendampingan, memberikan dorongan/bantuan agar pelaku UMKM bisa lebih berkembang dan lebih baik.

“Saya berharap new plut dapat disosialisasikan dengan baik agar pelaku usaha mengetahui kehadiran new plut serta dapat mengakses berbagai layanan yang ada untuk memajukan usahanya”. Ucap Ma’mun.

Diakhir sambutannya, Wakil Gubernur menghimbau agar para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kebijakan Gubernur terkait kerjasama dengan pihak perbankan yang mana memberikan pinjaman modal dengan bungan lebih rendah.

Kepala Dinas Ibu Eda Nur Ely,SE saat di wawancara awak media saat jam Istirahat mengatakan bahwa Gebyar UMKM kegiatan rutin setiap tahun sekali yaitu gebyar umkm, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka hari nasional umkm yang ke 7 sekalian adaptasi dengan yang kemarin hari kemerdekaan sekalian launceng news plut K-UMKM karena dulu plut ini dianggap belum bermanfaat dan sekarang news plut dilouncingkan. Yang ikut dalam kegiatan ini ada pelaku usaha,masyarakat dan media. Semua itu berkolaborasi untuk mengembangkan kinerja dan diwujudkan dirumah plut ini. Dan semoga akan akan lebih baik kedepannya. Dirumah plut ini terdalat alat presentasi dan koperasi, sekarang belum terdapat dana untuk umkm pada 2 tahun kemarin karena kami bisa bantu mengimbangi umkm mereka.

Sekarang ini, mentri-mentri akan mengimbangi daerah-daerah untuk yang dulu nya plut dan akhirnya menyuplit. Dan untuk dana umkm kita tidak dapat memberikan dana tetapi kita hanya memberikan pancingannya dan hanya di wajibkan berkolaborasi. Di dinas sosial ada data DKTS yaitu data kemiskinan. Dari data itu kita melihat yang mana harus kita suport untyk melakukan pelatihan usaha kewiraushaan.

Untuk kegiatan ini kita tetap akan ada pembiayaan besar untuk sosialiasi badan hukum semua kegiatan tersebut dinamakan news plut. Kalau ada yang ikut pelatihan harus ada buku tamu yang dilakukan secara online sebagai absensiasinya. Untuk saat ini ada 6 orang yang latihan di rumah ini.
Kami berharap akan ada yang datang  Dan akan harus sama sama melakukan kolaborasi ini meskipun dana terbatas.

Sumber: Humas DKIPS Provinsi Sulteng

Pos terkait